steadyaku47

Thursday, 6 October 2016

RM300 JUTA DI BANK LUAR NEGARA?




Ajaib tapi benar.....greed!


PERUNTUKAN yang dihantar ke Sabah dari kementerian manapun di pusat mestilah disalur ke kerajaan Sabah dan jika diaward mestilah kelulusan Setiausaha Tetap Kementerian Kewangan Negeri Sabah.

Jabatan Air bawah Kementerian Kerja Raya dan setiap projek yang diberikan secara award mesti mendapat kelulusan dari yang bertanggungjawab di Sabah sendiri.

Jadi, apa yang berlaku dan yang mengejutkan kita di Sabah sudah tahu bagaimana sistem dana itu dikendalikan dan tidak hairan kaki tangan yang yang diamanahkan ramai yang rumah mereka seperti istana, berlagak sebagai jutawaan dan beli belah di luar negeri seperti taukeh judi.

Lalu bagaimana pula kayanya seorang menteri atau yang lebih berkuasa kendali projek bilion?

Nah, itu sebab selalu saya katakan TRILION dihantar ke Sabah tidak akan cukup kalau kasus RASUAH itu terus menjadi budaya kepimpinan negara dan negeri.

Yang di atas lagi rasuah, maka yang di bawah tentu akan melakukan perkara yang sama dan biasanya mereka berkata " Menteri kaya raya, tak kan kita tak boleh makan sama?" begitulah yang terjadi di sekitar kita ini.

Memang rasuah itu tidak akan ada kesudahannya atau mustahil dihapuskan tetapi boleh saja dikurangkan dan alangkah baiknya kalau rasuah itu diHUKUM TEMBAK macam di negara China dan ini rasanya lebih baik sebab rasuah itu menyusahkan semua rakyat dan rakyat yang dahagakan kebaikan/kemakmuran dibunuh oleh oleh para koruptor itu sendiri.
5 Oktober, 2016 ......  By a Sabahan


Breaking news...actual Rm112m,9 luxury cars,27 or 37 grant tanah,94 bags berjenama plus valuables plus rm8.3 foreign currencies n foreign account not yet known how much..



steadyaku47 comment : This many, many, millions stashed away by these two GLC  officers is surely a reflection of the times that we live in...is it not?

Recently it was a RM100 million graft case with the Minister of Youth and Sports. The Minister does not know how it could have happened under his watch....and he is still the Minister of Youth and Sports.

What do you think will happen in Sabah over this GLC caper running into the hundreds of millions too? I think our chances of seeing anybody taking responsibility for what happened will be as good as our chance of seeing the accounts of Permata! Zilch, Zero. Kosong.

And who, in this BN government, has got the moral or ethical stature and authority to demand that the State of Sabah and MACC do get to the bottom of the whole shindig and then go see how far up in the government, state and federal, does the rot go up to.....and insists that all those responsible be punished without fear or favor?

There are billions still to be accounted for in 1MDB....and the way Sabah politicians have been conducting themselves, we will have to wait until Hell freezes over before we get to the bottom of this latest sordid episode of a Malaysia under the rule of a corrupt Umno headed by that corrupt Najib Razak!